APPI Kecewa Tak Dianggap di Kongres PSSI

master poker 88

Harapan APPI yang ingin disahkan sebagai salah satu pemilik suara sah alias voter PSSI ternyata belum terwujud dalam KLB tersebut.
Tuntutan APPI ini muncul karena saat ini di Indonesia ada dua asosiasi pemain. Asosiasi pemain yang pertama adalah APSI (Asosiasi Pemain Sepakbola Indonesia), sementara yang kedua dan APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia).
PSSI sejauh ini hanya akan mengakomodir keinginan klub-klub eks Indonesia Premier League (IPL) yang sempat dibekukan, termasuk Persebaya Surabaya. Sementara untuk status APPI belum dibahas, padahal APPI sudah berafiliasi dengan asosiasi pemain internasional yang diakui FIFA yakni FIFpro.
FIFA sudah menyampaikan pada FIFPro bahwa asosiasi pemain yang legitimate adalah yang bernaung dengan FIFPro. Oleh karena itu, semua kegiatan sepakbola termasuk kongres itu mengakomodir kami, APPI, ujar Kepala Divisi Legal APPI, Jannes H Silitonga, beberapa waktu lalu.
Untuk kongres kali ini, PSSI mengatakan voters dari kongres Surabaya. Kami oke dengan hal itu. Yang kami pertanyakan keabsahan pemilik suara di kongres berikutnya tolong dibahas secara yuridisnya, lanjutnya.
APPI meminta kepada PSSI untuk mengakomodir keinginan mereka seperti halnya yang dikehendaki oleh Persebaya Surabaya. Kami jangan diombang-ambingkan terus. Yang membuat kami kecewa, Persebaya akan dibahas di kongres berikutnya setelah bertemu Exco PSSI, tukas Jannes H Silitonga.
Mengapa kami yang menyampaikan jauh sebelumnya tak dibahas di kongres berikutnya? Surat kami sudah lengkap. Kami sudah menyampaikannya sejak November 2015, tambahnya.

nikekyrie1.org master poker 88 Sumber: Sidomi