Bhayangkara Surabaya United Dikuasai Polri

agen casino terpercaya

Hal itu terjadi setelah Polri mengakuisisi saham Bhayangkara SU dari PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) pimpinan I Gede Widiade. Adapun 10 persen saham sisanya dimiliki oleh PT Permata Sejahtera Nusantara (PSN).
Mereka (Polri) beli 90 persen dan sisanya milik saya di PT PSN, ungkap I Gede Widiade beberapa waktu lalu.
Hasil pertemuan (transaksi saham Bhayangkara Surabaya United) juga langsung dilaporkan kepada Kapolri (Tito Karnavian). Saya diminta tetap di Surabaya, lanjut mantan Manajer Timnas Indonesia U23 ini.
Sebelumnya, Manajer Operasional Bhayangkara Surabaya United, Rahmad Sumanjaya, mengatakan bahwa diakuisisinya klub asuhan Ibnu Grahan itu oleh Polri cukup menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Secara PT tidak akan berubah, tapi saham saja yang dibeli juga oleh pihak Polri. Kita menilai kerja sama ini akan menambah kekuatan, jadi bukan merombak atau merubah kekuatan, tapi menambah kekuatan, urai Rahmad Sumanjaya.
Jika kemarin tim ini dikelola sepenuhnya oleh Pak I Gede Widiade, sekarang mendapat support lebih, tambahnya.
Bhayangkara Surabaya United adalah klub yang sempat terlibat dualisme dengan Persebaya 1927. Bhayangkara Surabaya United sebelumnya memakai nama Persebaya yang berkiprah di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014.
Lantaran kalah di Kementerian Hukum dan HAM, Persebaya ISL kemudian mengubah namanya menjadi Bonek FC, lalu Surabaya United, sebelum akhirnya menjadi Bhayangkara Surabaya United setelah merger dengan PS Polri.

nikekyrie1.org Agen Casino Terpercaya, Agen Bola Sbobet, Judi Tangkas Sumber: Sidomi