Jelang Mudik Lebaran 2017, PT KAI Daop 3 Cirebon Terjunkan Ratusan Personel

detik com

detik com PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasional (Daop) 3 melakukan pengamanan menjelang arus mudik Lebaran.

Dibantu TNI dan Polri, petugas gabungan nantinya akan diterjunkan di stasiun hingga titik rawan terjadinya kecelakaan. Bahkan, petugas juga telah menyiapkan anjing pelacak untuk mendeteksi keberadaan benda mencurigakan selama arus mudik berlangsung.

Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Krisbiyantoro, menyebutkan bahwa ratusan personel gabungan tersebut terdiri dari 64 personel TNI, 38 personel Polri, 142 personel Polsuska, 180 personel security, 159 petugas ekstra penjaga perlintasan, 51 petugas ekstra pemeriksaan jalan rel, 12 petugas ekstra untuk daerah rawan longsor, banjir, amblas, perlintasan rawan kecelakaan, dan rawan pelemparan.

Kemudian PT KAI Daop 3 juga menyiapkan 25 petugas bantuan pelayanan dan informasi untuk di Stasiun Cirebon dan Prujakan dari komunitas pencinta KA ‘Edan Sepur’ dan 28 petugas kesehatan yang ditempatkan di empat pos kesehatan di Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, dan Brebes.

“Ada 203 perlintasan kereta api di Daop 3 Cirebon yang terdiri dari 86 perlintasan resmi dan 117 perlintasan tidak resmi. Kami juga menyiapkan anjing pelacak untuk menopang keamanan,” tuturnya, Jumat (16/6/2017).

detik com Menurutnya, PT KAI Daop 3 juga sudah menyiapkan sejumlah posko yang meliputi posko pengawasan dan pengendalian operasi, posko data, posko keamanan, dan ketertiban (Kamtib), posko kesehatan maupun posko pelayanan dan informasi.

Untuk mengantisipasi daerah rawan, lanjut Krisbiyantoro, yang terdiri dari rawan tindakan kriminal, rawan pelemparan batu, rawan pencurian, dan lainnya dilakukan secara patroli oleh petugas Polri/TNI.

Selain itu, Krisbiyantoro juga mengaku pihaknya mempersiapkan alat material untuk siaga atau AMUS berupa prancah, bantalan kayu dan beton, karung pasir, dan batu balast di 12 lokasi pada titik-titik yang dianggap rawan seperti banjir dan longsor.

Guna meningkatkan keselamatan dan keamanan di sepanjang rel kereta api, dilakukan penambahan petugas pemeriksa jalan rel ekstra (PPJ Ekstra), petugas flying gang (regu terbang/siaga), dan petugas ekstra penjaga perlintasan-perlintasan sebidang (JPL ekstra).

“Kami mulai berbenah dengan melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas-fasilitas demi kenyamanan pengguna jasa kereta api di antaranya di Stasiun Cirebon Kejaksan dilakukan renovasi ruang tunggu eksekutif, pembuatan, dan perbaikan public address dan signed, dan perbaikan musala stasiun,” pungkasnya. detik com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *