Ancelotti Sudah Terbiasa Bekerja dalam Tekanan

Metrotvnews.com, Madrid: Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mendapat tekanan dari berbagai pihak setelah timnya tampil inkonsisten pada musim ini. Akan tetapi Ancelotti menilai tekanan di Real Madrid itu sama halnya dengan tekanan seperti yang pernah dirasakan semasa melatih Chelsea, Paris Saint Germain dan AC Milan. Nasib Ancelotti di Real Madrid semakin terancam setelah timnya turun ke peringkat kedua La Liga usai digeser Barcelona. Baca juga Barcelona Permak Hercules untuk Lolos ke Perempat Final Koke Optimistis Simeone Bertahan di Atletico “Real Madrid Beruntung Bisa Duduki Singgasana La Liga” Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart “Tujuan Real Madrid sangat jelas, mereka memberi Anda setiap kemungkinan untuk bersaing di level tingkat atas di setiap kompetisi, sehingga tujuannya adalah kemenangan,” kata Ancelotti. “Hal yang sama terjadi di Chelsea, Paris Saint Germain atau AC Milan, sebab setiap klub memiliki tujuan dan seorang pelatih tak peduli apakah target Anda untuk menghindar dari zona degradasi atau mengangkat Piala,” sambungnya. Ancelotti sempat diisukan bakal menggantikan posisi Antonio Conte sebagai pelatih Timnas Italia. Namun Ancelotti menegaskan masih suka dengan pekerjaan yang digelutinya untuk saat ini. “Saya tak berpikir hal ini mungkin, sebab saat ini saya masih mencintai apa yang saya lakukan, yang berarti bekerja setiap hari di lapangan. Saya belum berminat untuk bekerja paruh waktu,” tegas pelatih berusia 55 tahun. Ancelotti masuk dalam daftar 10 pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia versi France Football. Majalah asal Prancis yang terbit pada 2014 itu mencatat mantan pelatih Parma itu menduduki peringkat kedua dengan bayaran 11,4 juta poundsterling (Rp 220 Miliar). Namun pendapatannya masih kalah jauh dari Jose Mourinho yang mendapat 13,2 juta poundsterling (Rp 254 Miliar). (Football Italia/Christ Saputra) (ACF)

Sumber: MetroTVNews