Presiden Barcelona Dituntut Hukuman Penjara 2 Tahun 3 Bulan

Metrotvnews.com, Barcelona: Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu dituntut hukuman penjara selama dua tahun tiga bulan. Tuntutan itu dikeluarkan pengadilan Madrid kepada Bartomeu karena dianggap bersalah dalam kasus transfer Neymar ke Barcelona jelang kompetisi musim 2013-14 bergulir. Tuntutan atas kasus serupa juga didapat eks Presiden Barcelona, Sandro Rosell. Terasa pahit karena Rosell harus dituntut hukuman mendekam di jeruji besi selama tujuh tahun. Rosell dan Bartomeu dinyatakan bersalah atas kasus penggelapan pajak. Jumlah uang yang mereka tutupi terbilang fantastis. Keduanya dicurigai bersalah telah menggelapkan pajak transfer Neymar sebesar 13 juta euro (Rp184 miliar). Ketika itu, Barcelona menyatakan hanya membayar uang sebesar 57 juta euro (Rp810 miliar) untuk membeli Neymar dari Santos. Namun hakim pengadilan, Pablo Ruiz mencurigai angka sebenarnya mencapai lebih dari 83 juta euro (Rp1,1 triliun). Baca juga Barcelona Permak Hercules untuk Lolos ke Perempat Final Koke Optimistis Simeone Bertahan di Atletico “Real Madrid Beruntung Bisa Duduki Singgasana La Liga” Brandconnect Mengenal Lebih Dekat Penjara Tasmania di Hobart Besaran transfer pesepak bola memang memengaruhi angka pembayaran pajak klub. Semakin besar uang transfer yang dikeluarkan, semakin besar pula biaya pajak yang mesti dibayar. Menurut Ruiz, Rosell dan Bartomeu akhirnya mendesain agar biaya transfer Neymar nampak “murah” agar menghindari atau mengurangi secara signifikan jumlah uang yang dibayarkan kepada otoritas pajak. Rosell mendapat hukuman lebih berat karena dituding melanggar sejumlah aturan selama memimpin Blaugrana. Pengadilan di Madrid juga menjantuhkan denda kepada Barcelona sebesar 33 juta euro (Rp468 miliar) karena kasus ini. (Football Espana) (HIL)

Sumber: MetroTVNews