PSM Siapkan Kontrak Jangka Panjang

, Makassar : PSM Makassar berencana menawarkan kontrak baru pada pemain yang akan dipertahankan untuk musim depan pada awal Oktober. Para pemain yang dipertahankan akan ditawari perpanjangan kontrak jangka panjang, lebih dari satu tahun musim kompetisi. Chief Executive Officer (CEO) PSM Makassar Rully Habibie, Minggu, 30 September 2012, mengatakan manajemen klub hingga kini masih merampungkan proses evaluasi para pemain. Meski belum ada kepastian berapa jumlah yang akan dipertahankan, Rully mengisyaratkan akan mempertahankan sebagian besar dari total 27 pemainnya yang ada saat ini. “Pemain akan dikontrak paling lambat awal Oktober ini,” kata dia. Rully mengatakan manajemen PSM juga tengah menyusun konsep baru terkait kontrak pemain. Menurut Rully, klub akan memberlakukan sejumlah perombakan, terutama soal durasi kontrak. Ke depan, klub akan lebih banyak mengontrak jangka panjang kepada pemain yang direkrut. Tidak seperti saat ini, di mana pemain dikontrak untuk jangka waktu semusim kompetisi saja. Menurut Rully, kontrak pemain dengan durasi jangka panjang akan mempengaruhi stabilitas tim. Itu untuk menghindari bongkar-pasang skuad dalam jumlah besar di setiap musim kompetisi berakhir. Selain itu, kontrak jangka panjang juga dianggap efektif untuk menjaga keharmonisan tim. Langkah yang diambil manajemen klub didukung penuh pelatih PSM, Petar Segrt. Petar menganggap langkah mengontrak pemain untuk jangka panjang merupakan salah satu tanda perkembangan sepak bola modern. Ia menganggap itu perlu untuk segera diterapkan di Indonesia, termasuk oleh PSM. “Di negara-negara Eropa, sangat jarang pemain dikontrak untuk satu musim saja. Itu baik untuk sebuah tim,” katanya. Petar mengatakan kontrak pemain untuk waktu yang lama akan memudahkan pelatih menyusun strategi bagi timnya. “Bagaimana strategi bisa diterapkan, kalau pemain terus datang dan pergi. Perlu ada cara untuk mempertahankan mereka, agar tim tetap kondusif.” Kontrak jangka panjang tak hanya akan diterapkan PSM untuk pemainnya. Pada akhir kompetisi musim lalu, manajemen klub sudah mengumumkan keputusan mengontrak Petar Segrt sebagai pelatih kepala untuk lima tahun ke depan. Keputusan tersebut diikuti persyaratan berupa evaluasi yang akan dilakukan setiap akhir musim. Selain masalah durasi kontrak, sebelumnya, manajemen PSM sepakat dengan aturan baru dari PSSI berupa pembatasan gaji pemain. Ketua Umum PSM Sadikin Aksa mengatakan pembatasan gaji pemain akan diterapkan mulai musim depan untuk menjaga keseimbangan keuangan klub. AAN PRANATA Berita lain: Kala G30S, Soekarno: Ini Kemunduran 20 Tahun Soekarno Sempat Beraktivitas Biasa Saat G30S Film PKI, Seberapa Berhasil Propaganda Orde Baru? Pindah dari Solo ke Jakarta, Jokowi Beli Baju MA Tidak Akan Jawab Surat Djoko Susilo

Sumber: Tempo.co