Warga Mukomuko Diimbau Waspadai Gerakan Radikal

Rimanews – Kepala Kepolisian Resor Mukomuko, Provinsi Bengkulu, AKBP Andhika Vishnu mengimbau warga setempat untuk mewaspadai gerakan kelompok radikal di daerah itu. “Kabupaten Mukomuko paling jauh dari Provinsi Bengkulu, sehingga memberikan peluang orang masuk,” katanya di Mukomuko, Minggu (01/05/2016), dalam rapat koordinasi dengan pemerintah setempat terkait penanganan konflik sosial di daerah itu. Baca Juga Bukan main bom, Djarot cerita Islam di Indonesia Foto penampakan keretakan tiang jembatan tol Purbaleunyi KM100 Ahok: kenapa cuma saya yang digugat menista agama? Ia menyatakan tidak menginginkan perkembangan kelompok radikal di daerah lain terjadi di Mukomuko, yakni banyak aliran Islam yang saat ini berkembang menjadi radikal dan garis keras. Menurutnya, warga harus menangkal masuknya kelompok radikal yang sepaham dengan kelompok bersenjata ISIS. Inspektur Inspektorat Wilayah Kabupaten Mukomuko A Halim mengatakan pihaknya terus memantau guru yang dilaporkan terlibat sebuah kelompok yang diduga radikal di daerah itu agar tidak mengajarkan paham radikal kepada siswanya. “Guru itu masih aktif mengajar. Tetapi harus terus dipantau agar guru itu tidak mengajarkan paham radikal kepada siswanya,” ujarnya. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) terkait legalitas kelompok tersebut. Kesbangpolinmas tidak menyebutkan kelompok tersebut radikal. Ia mengatakan, kesimpulan sementara guru tersebut tidak melakukan pelanggaran. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Mukomuko , Paham Radikal , Provinsi Bengkulu , hukum , Nasional , Keamanan

Sumber: RimaNews