Menpora: Timnas Lebih Utama Dari Klub Atau Kompetisi!

omi

Oleh karena itu, sudah seharusnya klub maupun PT Gelora Trisula Semesta selaku operator kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 mendukung penuh Timnas Indonesia.
Imam Nahrawi tampaknya kecewa dengan keputusan PT Gelora Trisula Semesta yang membatasi jumlah pemain untuk Timnas Indonesia di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl, yakni maksimal dua pemain untuk masing-masing klub.
Sikap PT PT Gelora Trisula Semesta yang hanya membolehkan Alfred Riedl mengambil maksimal dua pemain dari setiap klub merupakan sikap yang arogan dan mementingkan kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan nasional, tukas Menpora beberapa waktu lalu.
Timnas merupakan kebanggaan masyarakat. Tentu kita semua masih ingat, pada 2010, di event yang sama, Piala AFF, Merah Putih hampir saja menjadi juara, tuturnya.
Sayang saat itu kita kalah oleh Malaysia. Tapi kita semua masih ingat betapa bangganya masyarakat kita kepada Timnas Indonesia, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Imam Nahrawi menambahkan, Sudah sewajarnya semua pihak mengutamakan kepentingan timnas daripada klub atau kompetisi. Seharusnya klub bangga apabila banyak pemainnya yang masuk timnas, tegas Menpora.
Dan kompetisi merupakan media bagi pemain untuk uji kebolehan agar bisa masuk timnas. Pembatasan yang dilakukan oleh PT Gelora Trisula Semesta sungguh tidak bisa dinalar, imbuhnya.

nikekyrie1.org omi Sumber: Sidomi