Mourinho Sedih Kalahkan “Adik”

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, menyesal karena mengalahkan sang “adik” Aitor Karanka namun mengakui senang karena tim asuhannya mampu menundukkan Middlesbrough, 2-1, Sabtu (1/1).
Tuan rumah tertinggal lebih dulu ketika gawang David De Gea dibobol Grant Leadbitter pada menit ke-67. Setan Merah baru bisa mengejar dan berbalik unggul lewat gol Anthony Martial pada menit ke-85 dan Paul Pogba dua menit kemudian.
Zlatan Ibrahimovic mencetak gol namun dianulir wasit.Kemenangan ini memang belum mengangkat posisi MU dari urutan keenam. Namun terus memperbesar peluang untuk setidaknya lolos ke Liga Champions musim depan.
Laga ini menjadi istimewa karena mempertemukan Mourinho dengan orang yang menjadi asistennya saat menangani Real Madrid, Aitor Karanka. Sosok asal Spanyol itu kini menjadi pelatih Middlesbrough.
Hubungan keduanya sangat dekat. Mourinho bahkan menyebut Karanka sebagai adik. Sebelum pertandingan, Mourinho dan Karanka bahkan berpose untuk wartawan foto.
Mourinho memuji spirit yang ditunjukkan pasukannya. Namun dia juga mengacungkan jempol untuk perjuangan skuat asuhan sang “adik”.
“Saya menyesal untuk mereka (Boro), tidak cuma karena dia adik saya tapi juga karena para pemainnya,” kata Mourinho kepada Sky Sports.
“Mereka benar-benar mengerahkan segala kemampuan mereka dan tentunya sangat meyakinkan kalah di menit-menit terakhir,’ ungkapnya.
“Kami membuat banyak peluang. Kami mencetak tiga gol (termasuk aksi Ibrahimovic yang dianulir) dan kami pantas memenangkan pertandingan. Jadi saya pikir kami menang bukan karena beruntung. Keadilan datang pada menit ke-86,” paparnya.
Karanka adalah tangan kanan Mourinho ketika menangani Real Madrid. Dia menjadi asisten pelatih sepanjang manajer asal Portugal tersebut menjadi arsitek Los Merengues antara 2010-2013.
Sosok yang pernah membela Real Madrid sebagai pemain antara 1997-2002 itu akhirnya mendapat kepercayaan penuh sebagai pelatih kepala ketika ditunjuk menggantikan Tony Mowbray oleh Middlesbrough pada 13 November 2013. Saat itu The Boro masih berkompetisi di Championship, divisi kedua kompetisi sepakbola di Inggris.
Pada tahun keduanya, Karanka sukses membawa Middlesbrough promosi ke Premier League. Tim berlambang singa berdiri ini naik ke divisi elite setelah menjadi runner-up kompetisi Championship musim 2015/16.
Sabtu lalu, pelatih asal Spanyol berdarah Basque tersebut berhadapan Mourinho untuk pertama kalinya sebagai sesama pelatih.

Jaja Suteja/JAS
Sky Sports

nikekyrie1.org nomor hk Sumber: BeritaSatu