Paul Pogba dan Gareth Bale Dikritik Karena Rekor Transfer

Gelandang asal Prancis itu dianggap tidak bermain sesuai dengan harga yang tertera pada dirinya. Menurut Florent Malouda, Pogba sedang mengalami situasi yang pernah dialami pula oleh Gareth Bale. Keduanya punya satu benang merah, yakni dibeli dengan mahal namun melempem pada awal karir bersama klub barunya.
Pogba memang menjadi pemain termahal dunia saat ini setelah United sepakat untuk mendatangkannya dari Juventus dengan dana sebesar 89,3 juta pounds. Sialnya, Pogba tidak langsung bisa menunjukkan performa seperti yang biasa ia tunjukkan saat masih di Juve. Maka, tak heran jika kritik langsung mengalir secara lancar ke Pogba selama ini.
Sebagai seniornya di Timnas Prancis, Malouda memberikan rasa simpatinya kepada Pogba. Baginya, apa yang dialami Pogba saat ini sama persis dengan apa yang terjadi pada Bale setelah Real Madrid membelinya dari Tottenham Hotspur pada 2013 lalu.
Ketika orang masih membicarakan soal harga transfer, maka itu bisa menjadi situasi yang sulit. Ketika sejumlah uang dihabiskan untuk mendatangkan pemain, hal itu bisa menjadi situasi yang membuatnya stres. Sama seperti Gareth Bale sebelumnya yang mendapatkan kritik hebat setelah bergabung dengan Real Madrid, terang Malouda.
Semua pemain yang pindah ke Premier League masih butuh waktu untuk beradaptasi, tak terkecuali Pogba. Saya rasa Manchester United telah melakukan investasi yang bagus dan mereka membangun masa depannya saat ini. Dan saya pikir, Pogba akan selalu cocok untuk bermain di klub manapun di dunia ini.
Malouda sendiri adalah pemain yang berkibar bersama Chelsea. Bermain di Stamford Bridge pada 2007-2013, Malouda meraih sejumlah gelar juara termasuk di Premier League, FA Cup, FA Community Shield, dan tentunya Liga Champions. Lepas dari Chelsea, Malouda yang kini berusia 36 tahun terlunta-lunta di klub-klub seperti Trabzonspor, Metz, Delhi Dynamos, dan kini bermain untuk Wadi Degla.

nikekyrie1.org master poker 88 Sumber: Sidomi