40 Wanita Palestina Masuk Daftar Hitam Israel

Rimanews – Pemerintah Israel memasukkan 40 wanita Palestina ke dalam daftar hitam mereka. Dengan begitu, wanita-wanita tersebut tak akan dapat masuk ke dalam kompleks Masjid Al Aqsa sampai kira-kira 60 hari ke depan. Komandan kepolisian Israel di Al Aqsa, Avi Bitton, mengatakan bahwa mereka yang dilarang memasuki Al Aqsa dihukum karena telah “menyebabkan keributan dan kerusakan”. Baca Juga Wanita Muslim akan jadi perdana menteri Rumania Trump Berencana Pindahkan Kedubes AS di Israel ke Yerusalem Jokowi Cerita Soal Kekaguman Presiden Palestina Pada Indonesia Intelijen Inggris Mata-matai Diplomat Israel dan Palestina Empat Warga Gaza Tewas Tertimbun di Terowongan Bitton mengklaim, larangan itu diberlakukan untuk “mencegah bentrok di area tersebut”. Menurut organisasi non-pemerintah Palestina, Wadi Hilweh Information Center, lebih dari 1.000 pemukim dan pejabat Israel masuk ke dalam kompleks Al Aqsa, meski ada larangan terkait hal itu. Kepala organisasi Jawad Siyam mengatakan bahwa 1.130 warga Israel menyerbu tempat suci umat Islam itu, dengan rincian 930 pemukim dan 200 pejabat atau petugas kepolisian. Siyam menambahkan bahwa pemerintah Israel melarang 28 warga Palestina, termasuk enam wanita, masuk ke dalam kompleks Al Aqsa pada bulan Juli lalu. Masa larangan bervariasi, dari 15 sampai 180 hari. Rezim Tel Aviv telah berusaha mengubah demografi al-Quds selama beberapa dekade dengan cara membangun pemukiman Yahudi ilegal, menghancurkan situs-situs bersejarah umat Islam, dan mengusir warga lokal Palestina. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Masjid Al Aqsa , palestina , Wanita , timurtengah , Internasional

Sumber: RimaNews