Kiper Sriwijaya FC Serukan Menpora-PSSI Putar Kompetisi

PALEMBANG – Keputusan PSSI yang membubarkan kompetisi QNB League musim 2015 membuat merusak program latihan Sriwijaya FC. Para pemain Laskar Wong Kito pun mengeluh setelah mendapat tambahan libur seiring belum jelasnya jadwal kompetisi. Kiper Sriwijaya FC Dian Agus Prasetyo mengatakan, mendapatkan libur tentunya sangat senang. Namun, sebagai pemain sepak bola profesional ia mengeluh kalau tidak ada kejelasan kembali bisa merumput di lapangan hijau. “Libur terus juga bisa bosan mas. Kami mau bertanding dan bermain bola lagi,”kata DAP nama beken Dian Agus Prasetyo. Sebagai pemain sepak bola, ia sebenarnya ingin mengeluarkan suara lantang kepada Menpora agar berdamai dengan PSSI dan kembali mengulirkan kompetisi. Kendati demikian sebagai pemain ia hanya bisa berharap kepastian kompetisi dapat diperjuangkan oleh klub yakni manajemen SFC. “Bagaimana nasib sepak bola dan nasib kami. Menpora harus pikirkan itu. Jangan seperti ini. Jadi kami harus terus libur dan libur,”ungkapnya. DAP menuturkan, padahal ketika kompetisi rehat pada 12-25 April, ia telah mempersiapkan diri bersama tim untuk berlaga. Bahkan, DAP tekun berlatih demi menjaga kekukuhan mistar gawang Laskar Wong Kito dalam laga lanjutan QNB League nanti. “Ternyata hasilnya seperti ini, kompetisi total berhenti. Kami sudah mempersiapkan diri dan sangat bersemangat untuk kembali bertanding,”pungkasnya. Hal itu ditegaskan kembali Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris mengatakan, kebijakan penambahan libur pemain memang harus dilakukan. Pihaknya tentunya tidak akan memanggil kembali pemain untuk menggelar latihan sedangkan kompetisi belum jelas. “Tambahan dua minggu libur terpaksa kita lakukan. Apabila kompetisi tidak jelas lagi. Pastinya akan ada penambahan libur berikutnya,”ujarnya. ( aww ) dibaca 2.679x

Sumber: Sindonews