Pelatih Persija: Laga El Clasico Indonesia Bukan Ajang Perkelahian

BANDUNG – Persija Jakarta mengusung misi besar kala bertandang ke markas Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (16/7/2016). Meskipun hanya membawa dua pemain asing, yakni Wiliam Paceco dan Oon Soon Hak. Namun pelatih Paulo Camargo mengaku tetap percaya diri menghadapi tuan rumah. “Saat ini kami membawa dua pemain asing. Ini sulit bagi sebuah tim yang akan menghadapi tiga pemain asing. Tapi saya percaya pada pemain lokal kami, semua punya kualitas yang bagus,” kata Paolo, dalam temu media di Graha Persib, seperti dikutip situs resmi Persib. Senada dengan pelatih, Reky Rahayu pun menyampaikan kesiapannya. Dia bertekad bangkit dari keterpurukan timnya sesudah kalah tiga kali pada laga sebelumnya. “Kami akan main maksimal dan bermain dengan baik. Kami biasa main di bawah tekanan. Semua pemain (PERSIB), bagus, kami fokus untuk pertandingan,” timpalnya. Sekadar informasi, laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta selalu menarik perhatian insan sepak bola tanah air. Selain bentrokan yang melibatkan dua klub papan atas, sejarah panjang rivalitas pun ikut menambah panas persaingan. Perseteruan kedua kelompok suporter pun kerap tidak terelakkan. Meski begitu, Paulo menyebut El Clasico Indonesia tersebut tidak mesti dibumbui aura negatif. “Game ini akan sangat penting bagi Persib dan Persija. Saya harap kami memulai pertandingan dengan memperlihatkan sepak bola yang menarik bukan lewat perkelahian. Saya harap orang-orang menyaksikan good game,” ungkap mantan pelatih Persibo Bojonegoro. ( mir ) dibaca 8.847x

Sumber: Sindonews