Persib setuju kompetisi dilebur

Sindonews.com – Dualisme kompetisi tahun lalu dibuat membingungkan. Hal itu juga yang membuat agenda Persib Bandung dalam melakukan persiapan menyambut kompetisi baru musim depan menjadi ekstra hati-hati. Karena itu, Persib berharap musim depan diharapkan hanya ada satu kompetisi dan pihak yang terlibat memperbaikinya dapat bertindak dengan cepat. “Kalo ada dua kompetisi begini kan tidak jelas siapa yang akan mewakili ikut Liga Champions Asia. Padahal tim sudah mati-matian mengejar juara. Kalau kompetisi dileburkan saya setuju, cari pemimpin baru dan cari solusi yang baru,” kata Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Umuh Muchtar, Sabtu (28/7) malam. Persib sendiri pernah mengalami kebimbangan saat kompetisi musim lalu akan digelar. Adanya dua kompetisi yakni Indonesian Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL) memengaruhi persiapan tim berjuluk Maung Bandung khususnya dalam merekrut pemain dan pelatih. Sempat bertanding di laga pembuka IPL kontra Semen Padang, Persib kemudian memilih ke ISL. Semen Padang sendiri akhirnya menjadi juara IPL, sedangkan Sriwijaya FC menjadi jawar ISL. Menurut Umuh, rencananya Persib akan merekrut pelatih anyar yang akan menangani Pangeran Biru untuk musim depan. Namun belum jelasnya kompetisi, lanjut Umuh, membuat Persib sedikit menahan diri. “Saya tidak mau bicara pelatih siapa-siapanya. Nanti kita akan bicara bersama-sama. Tunggu dulu kompetisinya sudah jelas baru kita bertindak cepat,” papar pria yang dua musim terakhir menjabat sebagai manajer Persib ini. Dia menambahkan, pengurus klub Persib akan menggelar pertemuan untuk melakukan evaluasi tim. Pertemuan yang akan digelar pada Selasa (31/7) nanti juga akan membahas kompetisi mana yang akan diikuti Persib. “Pak Glenn Sugita (Dirut PT PBB) sangat sibuk, kita tidak bisa memaskakan pak Glenn yang baru pulang dari Eropa. Minggu depan akan digelar pertemuan dengan jajaran direksi. Saya berharap ada keputusan juga untuk perekrutan pelatih dan pemain,” tuntasnya. ( wbs ) dibaca 1.782x

Sumber: Sindonews