Platini: Piala Dunia 2022 Harus di Musim Dingin

Demi kebaikan Piala Dunia, Platini harapkan Qatar 2022 dihelat pada musim dingin. Presiden UEFA, Michel Platini kembali menyatakan pendapatnya bahwa Piala Dunia 2022 yang diselenggarakan di Qatar harus diselenggarakan pada musim dingin. FIFA sebelumnya dikritik banyak pihak karena memilih Qatar sebagai tuan rumah. Ada dua alasan yang mengapung. Pertama, Qatar bukan negara yang punya sejarah sepak bola yang panjang. Kedua, iklim di Qatar pada bulan Juni hingga Juli biasanya panas ekstrim. “Saya harap akan diselenggarakan saat musim dingin. Kita harus pergi ke Qatar saat situasinya mendukung bagi semua untuk berpartisipasi,” jelas Platini seperti dilansir Soccernet. Ia juga mengatakan bahwa akan lebih baik bagi fans bila Qatar 2022 dihelat pada musim dingin. Ia membandingkan dengan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan dimana cuaca sangat dingin dan orang tak bisa kemana-mana, hanya tinggal di hotel. Dengan satu dekade tersisa, Platini yakin FIFA bisa menyiapkan segala sesuatunya, termasuk menunda liga-liga di Eropa selama sebulan. “Dalam 10 tahun kita bisa mengatur untuk menunda kompetisi selama sebulan. Januari rasanya tidak bisa karena ada Olimpiade musim dingin. Jika berhenti dari 2 November sampai 20 Desember, maka liga di Eropa akan berakhir pada Juni, bukan Mei seperti biasa. Itu bukan masalah besar,” lanjut Platini. “Ini demi kebaikan Piala Dunia itu sendiri, turnamen terpenting di dunia,” pungkas mantan pemain Juventus itu.

Sumber: Supersoccer.co.id