Misi Terselubung SBY di Gunung Padang

JAKARTA – Kedatangan rombongan besar Istana yang dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke situs wisata sejarah Gunung Padang di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, (25/2) menimbulkan tanda tanya besar di masyarakat. Adhie Massardi meragukan kunjungan SBY atas dasar kepeduliannya terhadap masyarakat disekitar padang tersebut. “Benarkah Yudhoyono memiliki keperdulian luar biasa terhadap sejarah bangsanya, dan ingin agar rakyat Indonesia mempunyai ikon baru yang membanggakan selain candi Borobudur?,” tanya Mantan Jubir Gus Dur. Baca Juga SBY Tebar Pesona Agus, Siapa Kepincut? Agus Kaget SBY Muncul di Tengah Kampanye Aktivis George Aditjondro Meninggal di Palu “Manisnya Era Soeharto dan Pahitnya Era Jokowi” Hanura Tangkis Kritik SBY ke Jokowi Massardi curiga karena, “situs Gunung Padang sendiri masih menyimpan banyak kontroversi. Ada yang percaya di situlah singgasana Prabu Siliwangi. Tapi ada juga yang meyakini sebagai peninggalan kebudayaan megalitikum jutaan tahun silam,” tambahnya Ia mencontohkan kejanggalan sikap presiden yang melimpahkan wewenangnya terhadap stafnya yang tidak berkompeten dibidangnya. “Andi Arief, staf khusus Yudhoyono yang tidak memiliki latar belakang kesejarahan megalitikum sama sekali, dipercaya memfasilitasi tim terpadu Penelitian Mandiri Gunung Padang ini,” tanya Massardi. Oleh karenanya, dirinya curiga “entah sudah berapa belas milyar rupiah, mungkin saja ratusan milyar, uang dipakai untuk semua itu. Tak ada yang berani mengaudit,” sergah Massardi. Massardi juga menjelaskan masa tempo yang tak terlalu lama, niscaya akan banyak sekali uang negara digunakan di Gunung Padang. Sebab pernyataan Yudhoyono sebagai presiden (“Ini kerja besar. Butuh perencanaan bagus, time frame dan… anggaran yang bagus!”), cukup ampuh untuk menggedor Kementerian Keuangan agar lekas menggelontorkan uang negara dengan alasan. Pertanyaannya, Massardi menambahkan, “percayakah anda bahwa uang rakyat itu tidak akan dikorupsi oleh para pelaksananya di lapangan? Dan percayakah Anda bahwa uang rakyat yang digelontorkan di tahun politik tidak dipakai untuk sebesar-besarnya kepentingan politik?,” Massardi kembali bertanya. Massardi juga curiga, jangan-jangan proyek Gunung Padang ini akan dijadikan lahan korupsi baru, seperti proyek kawasan olahraga terpadu Bukit Hambalang, tapi dengan modus baru (penelitian). “Kalau “bukit” saja bisa merugikan keuangan negara triliunan rupiah, bagaimana pula yang “gunung”, agar kemungkinan buruk itu tidak terjadi, KPK dan PPATK harus waspada,” pungkasnya.[ian/brs] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Nasional , SBY , Gunung Padang , Nasional , SBY , Gunung Padang , Nasional , SBY , Gunung Padang

Sumber: RimaNews